SURABAYA I jejakkabar.com – Dalam rangka memperingati Lebaran Anak Yatim 10 Muharam 1448 Hijriah, Yayasan Pesantren Bismar Al Mustaqim menggelar kegiatan santunan bagi 100 anak yatim dhuafa. Kegiatan sosial ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Selain memberikan santunan, yayasan juga terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan dan pendampingan pendidikan agar anak-anak yatim memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih masa depan yang cerah.
Ketua MUI Sukolilo sekaligus Pengasuh Pesantren Bismar Al Mustaqim, Prof. Dr. KH. Moh. Mukhrojin, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini bertepatan dengan masa liburan sekolah. Oleh karena itu, pihak pesantren tidak hanya memberikan santunan, tetapi juga menyiapkan kegiatan rekreasi sebagai sarana edukasi dan penyegaran bagi anak-anak.
“Kebetulan Muharam tahun ini bersamaan dengan liburan sekolah, sehingga pesantren juga akan mengajak anak-anak untuk rihlah atau rekreasi ke Malang. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi mereka,” ungkapnya.
Menurutnya, momentum 10 Muharam tidak hanya dimaknai sebagai tradisi berbagi kepada anak yatim, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Melalui kegiatan santunan dan program pembinaan yang berkelanjutan, Yayasan Pesantren Bismar Al Mustaqim berharap dapat terus menjadi wadah bagi anak-anak yatim dhuafa untuk memperoleh pendidikan yang layak, perhatian, serta kasih sayang dari masyarakat. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan diharapkan mampu menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.


