Pemerintahan

Sosialisasi Kegiatan Mitigasi Penanganan Kebencanaan, Kemenag dan Pemkot Silaturahim Pondok Pesantren di Sukolilo

7
×

Sosialisasi Kegiatan Mitigasi Penanganan Kebencanaan, Kemenag dan Pemkot Silaturahim Pondok Pesantren di Sukolilo

Sebarkan artikel ini

SURABAYA I jejakkabar.com – Penyuluh Sukolilo, bersama PD Pontren Kemenag Kota Surabaya dan Pemerintah Kecamatan Sukolilo, menggelar silaturahmi yang bertujuan untuk mensosialisasikan kegiatan mitigasi penanganan kebencanaan. Acara ini berlangsung di Pondok Pesantren Khoirul Huda 1 yang terletak di Nginden Jangkungan 3, Khoirul Huda 2 di Keputih, dan Khoirul Huda 3 di Medokan Semampir. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Sosialisasi ini melibatkan lima narasumber kompeten dalam bidang mitigasi kebencanaan, di antaranya: Dinas Pemadam Kebakaran yang akan memberikan materi mengenai antisipasi kebakaran, BPBD yang akan membahas mengenai kebencanaan, Dinas Lingkungan Hidup yang akan mengupas tentang kebersihan lingkungan, Dinas Kesehatan yang akan memberikan wawasan mengenai kesehatan, serta SATPOL PP yang akan menjelaskan mengenai sosial masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Mambaul Ulumiddin dari PD Pontren Kemenag Surabaya mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh insiden robohnya Asrama Pondok Pesantren Al-Khoziny beberapa waktu lalu. Ia menambahkan bahwa Walikota Surabaya sangat menginginkan agar kejadian serupa tidak terulang, bahkan rencananya akan digodok Peraturan Daerah (Perda) khusus yang mengatur tentang pondok pesantren, termasuk pemberian kemudahan dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) secara gratis bagi pondok pesantren.

Perwakilan Pondok Pesantren Khoirul Huda LDII, H. Edy Warsito, dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Pemkot Surabaya yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia juga menyatakan kesiapan Pondok Pesantren Khoirul Huda yang terletak di Nginden, Medokan Semampir, dan Keputih untuk melaksanakan kegiatan mitigasi bencana ini dengan penuh semangat.

Senada dengan itu, Ketua MUI Sukolilo yang juga Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Surabaya, Prof Dr KH. Moh Mukhrojin, turut mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah memberikan perhatian besar terhadap pondok pesantren di Kota Surabaya. Menurutnya, pelatihan mitigasi bencana dan pengurusan IMB gratis bagi pondok pesantren adalah bentuk dukungan yang sangat berarti bagi kelangsungan kegiatan di pondok pesantren.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pondok pesantren di wilayah Surabaya dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana serta menjaga kebersihan lingkungan, kesehatan, dan keamanan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Reporter: Salman